LPP RRI Pekanbaru meraih penghargaan Terbaik I Produktivitas Barang Milik Negara (BMN) kategori satuan kerja dengan BMN kurang dari 5.000 NUP. Penghargaan tersebut diberikan dalam kegiatan Sosialisasi Strategi Pengelolaan Kekayaan Negara dan Apresiasi Stakeholder oleh KPKNL Pekanbaru, Kamis, 5 Februari 2026.
Penghargaan diterima langsung oleh Kepala LPP RRI Pekanbaru, Agung Prasatya Rosihan Umar. Capaian ini menjadi bukti keberhasilan RRI Pekanbaru dalam mengelola aset negara secara optimal dan produktif sepanjang tahun 2025.
Kepala KPKNL Pekanbaru, Maulina Fahmilita, mengatakan apresiasi diberikan kepada stakeholder yang menunjukkan kinerja luar biasa dalam pengelolaan kekayaan negara. Ia menyebut LPP RRI sebagai salah satu kontributor penting peningkatan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).
“Agenda ini rutin kami laksanakan setiap tahun. Selain memberikan apresiasi kepada stakeholder atas kinerja di tahun 2025, kami juga menyampaikan pesan-pesan strategis terkait pemberdayaan aset, optimalisasi penyelesaian piutang negara, serta mekanisme permohonan lelang dan penilaian yang baik,” ujar Maulina.
Maulina menambahkan, PNBP dari kementerian dan lembaga mengalami peningkatan signifikan pada tahun 2025. LPP RRI dan TVRI dinilai berhasil mengoptimalkan aset negara secara profesional dan berkelanjutan.
Sementara itu, Kepala Kanwil DJKN Riau, Sumatera Barat, dan Kepulauan Riau, Wahyu Prihantoro, menilai pengelolaan aset negara mencerminkan peradaban suatu daerah. Ia mengapresiasi pengelolaan aset di Provinsi Riau yang dinilai sudah berjalan dengan baik.
“Cara kita mengelola aset negara mencerminkan peradaban. Dan saya melihat pengelolaan aset di Riau saat ini sudah cukup baik, sehingga layak diberikan apresiasi,” kata Wahyu.
Sementara itu, untuk kementerian dan lembaga, Maulina mencatat adanya peningkatan signifikan terhadap Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) pada tahun 2025. Ia mencontohkan LPP RRI dan TVRI yang menjadi kontributor PNBP melalui pengelolaan aset negara yang dinilai sangat optimal.
“PNBP dari kementerian dan lembaga meningkat signifikan. LPP RRI dan TVRI termasuk penyumbang PNBP dari pengelolaan aset yang luar biasa di tahun 2025,” ungkapnya.
Reporter: Haryo Gunawan